KONSEP DASAR EVALUASI BELAJAR DAN PEMBELAJARAN

Untuk menyediakan informasi tentang baik atau buruknya proses dan hasil kegiatan poembelajaran, maka seorang guru harus menyelenggarakan evaluai. Kegiatan evaluasi yangh dilakukan seorang guru meliputi :
1. Evaluasi hasil belajar menetapkan baik buruknya hasil dario kegiatan pembelajaran
2. Evaluasi pembelajaran menetapkan beik buruknya proses dari kegiatan pembelajaran.

Pengertian evaluasi
evaluasi berasal dari bahasa Inggris evaluation yang berarti penilaian atau penaksiran
(John M. Echols dan Hasan Shadily: 1983).
Menurut Stufflebeam, dkk (1971) mendefinisikan evaluasi sebagai “The process of delineating, obtaining, and providing useful information for judging decision alternatives”.
Artinya evaluasi merupakan proses menggambarkan, memperoleh, dan menyajikan informasi yang berguna untuk merumuskan suatu alternatif keputusan.
Dengan kata lain Evaluasi adalah kegiatan mengukur dan menilai. Mengukur lebih besifat kuantitatif, sedangkan menilai lebih bersifat kualitatif.

Sebelum melakukan evaluasi ada 2 hal yang terlebih dahulu haris dilakukan yaitu :
Dua langkah yang harus dilakukan sebelum melakukan evaluasi adalah :
1. Pengukuran adalah membandingkan hasil tes dengan standar yang ditetapkan. Pengukuran bersifat kuantitatif.
2. penilaian adalah suatu proses untuk mengambil keputusan dengan menggunakan informasi yang diperoleh melalui pengukuran hasil belajar baik yang menggunakan tes maupun non tes.

Tujuan atau fungsi penilaian
a. penilaian berfungsi selektif guru mempunyai cara untuk mengadakan seleksi atau penilaian terhadap siswa.
b. Penilaian berfungsi diagnostik. Apabila penilaian cukup memenuhi persyaratan, maka dengan melibatakan hasilnya. Guru akan mampu mengetahui kelemahan siswa.
c. Penilaian berfungsi sebagaio penempatan yaitu penilaian yang hasilnya digunakan untuk menempatkan siswa pada kelompok tertentu yang sesuai dengan dirinya.
d. Penilaian sebagai pengukur keberhasialan untuk mengetahui sejauh mana suatu progtram berhasil diterapkan.

Ciri-ciri penilaian dalam pendidikan
1. Penilaian dalam pendidikan yaitu penilaian yagn dilakukan secara tidak langsung melakukan pengukuran kepandaian melalui ukuran kemampuan menyelesaikan soal-soal.
2. Penggunaan ukuran kuantitatif
Artinya penggunaan simbol bilangan sebagai hasil pertama pengukuran.
3. Menggunakan unit-unit atau satu-satuan yang tetap.
4. Bersifat relatif
Artinya tidak sama atau tidak selalu tepat dari waktuke waktu.
5. Terjadi kesalahan-kesalahan karena beberapa faktor :
a. Terletak pada alat ukur
b. Terletak pada orang yang melakukan penelitian
c. Terletak oada anak yang dinilai
d. Terletak pada situasi dimana penilaian berlangsung.

Syarat-syarat umum evaluasi
Dalam menyelenggarakan evaluasi kita harus memperhatikan beberapa persyaratan :
1. kesahihan diartikan sebagai ketepatan evaluasi, mengevaluasi apa yang seharusnya di evaluasi. Menekannkan kepada hasil evaluasi bukan pada kegiatan evaluasi.
a. Vaktor instrumental
b. Faktor administrasi evaluasi dan penskoran
c. Faktor dalam respon sisiwa
2. Keterandalan evaluasi berbuhungan dengan masalah kepercayaan.
Faktor yang mempengaruhi :
a. Panjang tes yang berhubungan dengan banyaknya butir tes.
b. Sebharan skor
c. Tingkat kesu;litan tes
d. objektivitas
3. keperaktisan
adalah kemudahan-kemudahan yang ada baik dalam mempersiapkan, menggunakan, memperoleh hasil, maupun kemudahan menyampaikan.

Diagram penilaian pendidikan OBJEK DAN SUBJEK EVALUASI

Objek evaluasi adalah segala sesuatu yang menjadi titik pusat pengamatan karena peniloaian menginginkan informasi tentang sesuatu tersebut.
Objek penilaian meliputi :
1. Input
Masukkan dalam proses pendidikan adalah sisiwa yang mempunyai segala karakteristik dan keunikkannya. Untuk memastikan karakteristik dan keunikan siswa yang akan masuk kedalam transpormasi evaluasi terhadap masukkan. Denganadanya kepastian tentang karakteristik dan keunikan siswa, akan memudahkan dan menentukan rancanghan program dan proses pembudayaan dan pemberadapan sisiwa yang menjadi masukkan.
Meliputi 4 aspekn yang bersifat rohani
1) Kemampuan
2) Kepribadian
3) Sikap-sikap
4) Intelegensi

2. Transpormasi
Transpormasi dalam proses pendidikan adalah proses untuk membudayakan dan memberadapkan sisiwa. Lembaga pendidikan merupakan tempat penyampaian transpormasi. Keberhasilan tranformasi di pengeruhi oleh beberapa unsur:
1) Pendidik dan personal lainnya
2) Bahan pembelajaran
3) Metode pengajaran
4) Sistem evaluasi
5) Sarana pembelajaran
6) Sistem administrasi

3. Output
Sisiwa yang semakin berbudaya dan beradap sesuai dengan tujuan yang di tetapkan untuk mengetahui dan menetapkan apakah siswa telah sesuai dengan tujuan yang ditetapkan lembaga pendidikan atau belum, di perlukan kegiatan evaluasi.
Subjek evaluasi
Adalah orang yang melakukan pekerjaan evaluasi

Fungsi dan tujuan evaluasi pembelajaran
Tujuan dari evaluasi pembelajaran adalah mendapatkan sejumlah informasi atau data tentang manafaat kegiatan pembelajaran. Sejumlah informasi atau data yang diperoleh melalui evaluasi pembelajaran ini yang kemudian difungsikan dan ditunjukkan untuk mengembangkan pembelajaran dan akreditasi.

Sasaran evaluasi pembelajaran
a. Tujuan pembelajaran
b. Unsur dinamis pembelajaran
c. Pelaksanaan pembelajaran
d. Kurikulum

Prosedur evaluasi pembelajaran
a. penyusunan rencangan
b. penyusunan instrumental
c. pengumpulan data :
1. kuesioner
2. wawancara
3. pengamatan
4. studi kasus
5. analisa data
6. penyusunan laporan :
 Tujuan evaluasi
 Problematik
 Lingkungan dan metodologi
 Pelaksanaan evaluasi pembelajaran
 Hasil evaluasi pembelajaran

Alat-alat evaluasi
Secara garis besar alat-alat evaluasi dibagi 2
1) Teknik non tessuatu hasil pertimbvangan.
a. Skala bertingkat menggambarkan suatu nilai yang berbentuk angka terhada[p
b. Kuesioner adalah sebuah daftarpertanyaan u=yang harus diisin oleh orang yang akan diukur. Dengan ini orang dapat diketahui tentang keadaan/data diri, penga;laman dan pengetahuan sikap atau pendapatannya.
Macam-macam kuisoner :
Ditinjau dari segi siapa yang menjawab
• Kuisener langsung yaitu kuisener yang diirimkan dan diisi langsung oleh orang yang akan diminta jawaban tentang dirinya
• Kuisener tidak langsung yaitu kisener yang dikirimkan dan diisi oleh bukan orang yang diminta keterangannya.
Ditinjau dari segi cara menjawab
Kuesioner tertutup
Adalah kuesioner yang disusun dengan menyediakan pilihan jawaban lengkapn sehingga [engisi hanya tinggal memberikan tanda pada jawaban yang dipilih.
Kuesioner terbuka
Adalh kuesioner yang tersusun sedemikian ru[pa sehingga para pengisi bebas mengemukaakan pendapatnya.
Kuesioner terbuka
C) Daftar cocok
Adalah deretan pertanyaan (pertantyaan singkat), dimana responden yang di evaluasi tinggal membubuhkan tanda cocok (V) di tempat yang susdah disediakan.
d) Wawanacara
suatu metode yang digunakan untuk mendapatkan jawaban daris res[ponden dengan jalan tanya jawab sepihak. Pertanyaan hanya diperuntukkan oleh subjek evaluasi
e) pengamatan (observasi)
suatu teknik dengan mengadakan pengamatan di luar.
f) Riwayat hidup
Gamabaran seseorang dalam masa kehidupannya.
2) Teknik tes
Tes merupakan suatu percobaan yang diadakan untuk mengetahui ada atau tidaknya hasil-hasil pelajaran tertentu pada seseorang murid atau kelempok murid.
Tes tormatif tes ini dimaksudkan untuk mengetahui sejauh mana siswa telah terbentuk setelah mengikuti suatu pembelajaran.
Ciri-ciri tes yang baik adalah terdapat :
a. Validiatas: tes itu dapat diukur tentang apa yang hendak di ukur
b. Reliabilitas : dapat dipercaya
c. Obyektivitas : tiodak ada unsur pribadi yang mem[engaruhi\
d. Praktibilitas : bersifat praktis.

Fungsi evaluasi hasil pembelajaran
a. Untuk diagnostik dan pengembangan adalah penggunaan hasil dari kegiatan evaluasi hasil belajar sebagai dasar diagnosa kelemahan dan keunggulan siswa beserta sebab-sebabnya .
b. Untuk seleksi yaitu dasar untuk menentukan siswa-siwi yang paling cocok untuk pendidikan tertentu.
c. Untuk k kenaikan kelas untuk menentukan apakah siswa dapat dinaikkan atau tidak.
d. Untuk penempatan dimana siswa dapat berkembang sesuai dengan tingkat kemampuan dan potensi yang mereka miliki maka perlu dipikirkan ketepaytan penempatan sisiwa pada keliompok yang sesuai.

Kesimpulan
Evaluasi pembelajaran merupakan suatu proses penentuan nilai, jasa atau menentukan kegiatan pembelajaran berdasarkan kriteria tertentu melalui kegioatan pengukuran dan penilaian. Pada umumnya fungsi dan tujuan evaluasi pembelajaran berorientasi pada pengembangan pembelajaran dan akreditasi. Adapun sasaran evaluasi pembelajaran tertuju poada tujuan pembeajaran , dinamika pembelajaran.